Proses Jual Beli Saham

Jual beli saham – Dalam tulisan kali ini, kami akan menjelaskan bagaimana proses jual beli saham dalam pasar modal. Untuk lebih jelasnya, kami akan memberikan sedikit gambaran tentang saham.

Jual Beli Saham – Definisi Saham

Apa sih saham itu? Saham merupakan surat berharga keuangan yang dikeluarkan atau diterbitkan oleh suatu perusahaan kepada kepemilikan seseorang atau suatu badan perusahaan untuk meningkatkan modal jangka panjang. Dalam sistem pasar modal, tidak sembarangan orang yang dapat menjual atau membeli saham, ada syarat-syarat tertentu untuk melakukan transaksi jual beli saham. Berikut akan kami jelaskan bagaimana gambaran umum proses atau tata cara jual beli saham.

Jual Beli Saham

Proses Jual Beli Saham

Langkah pertama untuk melakukan transaksi jual beli saham yakni harus menjadi nasabah di Perusahaan Efek. Seseorang yang akan menjadi investor harus terlebih dahulu menjadi nasabah atau membuka rekening di salah satu pialang atau perusahaan efek.  Setelah resmi terdaftar menjadi nasabah, maka investor dapat melakukan kegiatan transaksi.

Langkah yang kedua adalah pesanan dari nasabah. Kegiatan jual beli saham diawali dengan instruksi yang disampaikan invesror kepada pialang. Pada tahap ini, perintah atau pesanan dapat dilakukan secara langsung  di mana invertor datang ke kantor pialang atau pesanan disampaikan melalui sarana komunikasi seperti telepon, faks atau sarana komunikasi lainnya.

Proses jual beli saham yang ketiga yaitu, Pesanan Diteruskan ke Floor Trader. Setiap pesanan yang masuk ke pialang selanjutnya akan diteruskan ke petugas pialang yang berada di lantai bursa (floor trader).

Yang keempat adalah Pesanan Dimasukkan ke JATS. Floor Trader akan memasukkan (meng-entry) semua pesanan yang diterimanya ke dalam sistem komputer JATS. Di lantai bursa, terdapat lebih dari 400 terminal JATS yang menjadi sarana entri pesanan dari nasabah.  Seluruh pesanan yang masuk ke sistem JATS dapat dipantau oleh floor trader, petugas di kantor pialang, atau siapa saja yang memiliki/menyewa sistem informasi bursa. Dalam tahap ini terdapat komunikasi aktif antara pihak pialang dengan investor agar dapat terpenuhi tujuan pesanan yang disampaikan investor, untuk membeli ataupun menjual. Pada tahap ini, berdasarkan perintah investor, floor trader melakukan beberapa perubahan pesanan, seperti perubahan harga penawaran, dan sebagainya. Langkah kelima yaitu Transaksi Terjadi (Matched). Pada tahap ini, pesanan yang dimasukkan ke sistem JATS bertemu dengan harga yang sesuai dan tercatat dalam sistem JATS sebagai transaksi yang telah terjadi (Matched), dalam arti sebuah pesanan beli atau jual telah bertemu dengan harga yang cocok. Pada tahap ini, pihak floor trader atau petugas di kantor pialang akan memberikan informasi kepada investor bahwa pesanan yang disampaikan telah dipenuhi. Langkah terakhir atau keenam yaitu Penyelesaian transaksi (Settlement).

Tahap akhir dari sebuah siklus transaksi adalah penyelesaian transaksi atau sering disebut Settlement. Investor tidak otomatis mendapatkan hak-haknya karena pada tahap ini dibutuhkan beberapa proses seperti kliring, pemindahbukuan, dan lain-lain, hingga akhirnya hak-hak investor terpenuhi, seperti investor yang menjual saham akan mendapatkan uang, sementara investor yang melakukan pembelian saham akan mendapatkan saham. Di BEJ, proses penyelesaian transaksi berlangsung selama tiga hari bursa. Artinya, jika melakukan transaksi hari ini (T), maka hak-hak kita akan dipenuhi selama tiga hari bursa berikutnya, atau dikenal dengan istilah T+3. Itulah beberapa gambaran tentang proses bagaimana bertransaksi jual beli saham. Jika keenam langkah tersebut tidak di laksanakan, maka seseorang atau suatu badan perusahaan dianggap tidak melakukan kegiatan jual beli saham di pasar modal.

Silahkan Download Gratis Aplikasi Software Akuntansi / Manajemen Keuangan Klik dibawah ini :

Download Software Akuntansi Keuangan Indonesia