Pengertian Valas & Pelaku Pasar Valas

Valas merupakan singkatan dari valuta asing yang berasal dari asal kata foreign currency. Disebut mata uang asing karena mata uang tersebut bukanlah mata uang negara yang bersangkutan. Sebagai contoh, dollar AS di Indonesia adalah valas, dan juga sebaliknya rupiah di AS adalah valas.

Seperti mencerminkan kuat tidaknya atau stabil tidaknya suatu negara, berbagai mata uang yang dipergunakan dalam transaksi juga mengenal mata uang yang relatif kuat atau stabil dan mata uang yang relatif lemah dan tidak stabil. Hard currency adalah sebutan untuk mata uang yang relatif stabil nilainya, sedangkan soft currency adalah sebutan yang ditujukan untuk mata uang yang nilainya relatif lemah atau tidak stabil.

Hard currency pada umumnya merupakan mata uang dari negara-negara industri maju seperti dollar Amerika (USD), Euro (EUR), yen Jepang (JPY), dollar Australia (AUD), poundsterling Inggris (GBP), dollar Kanada (CAD), dan franc Swiss (CHF). Sedankan soft currency pada umumnya merupakan mata uang dari negara-negara berkembang seperti rupiah Indonesia (IDR), baht Thailand (THB), peso Argentina (ARS), dan sebagainya.

Pelaku Pasar Valas

Pelaku Pasar Valas

Pelaku pasar valas umumnya merupakan para pedagang besar dan retail seperti :

  • Bank Sentral

Bank sentral suatu negara berkepentingan terhadap pasar valas untuk menstabilkan nilai tukar mata uang.

  • Bank Komersial

Bank memerlukan valas manakala mereka menyediakan produk atau jasa yang berkaitan dengan valas.

  • Perusahaan dan Individu

Kebutuhan terhadap valas bagi perusahaan utamanya untuk kegiatan ekspor-impor yang melakukan jual beli dengan valas. Sedangkan individu membutuhkan valas salah satunya untuk melakukan perjalanan/travelling ke luar negeri. Kurs yang dipakai adalah kurs spot yang ada pada bank atau money changer.

  • Investor dan Spekulan

Investor yang memerlukan valas adalah mereka yang pada umumnya berinvestasi pada efek atau surat berharga dalam mata uang asing, sedangkan aktifitas yang dilakukan spekulan/trader di pasar uang adalah semata-mata untuk mendapatkan keuntungan dari naik-turunnya mata uang.

  • Broker

Pada perdagangan valas retail seorang trader membutuhkan broker sebagai penghubung trader dengan trader lainnya atau pasar uang. Broker akan meneruskan order/transaksi yang dilakukan oleh trader, menerima pemasukan dana untuk trading, dan melakukan penarikan dana atas keuntunngan yang didapat trader.

 

Download Aplikasi Manajemen Keuangan Dan Akuntansi Gratis Versi Demo Klik dibawah ini :

Download Software Akuntansi Keuangan Indonesia