Peluang Investasi Obligasi Bagi Investor Pemula

Investasi Obligasi merupakan peluang usaha yang sangat strategis bagi para Investor pemula. Karena risiko yang dapat diprediksi di awal dan merupakan efek pendapatan tetap, likuiditas tinggi pendapatan yang berupa kupon atau bunga dan capital gain atau selisih harga perdagangan obligasi.

Investasi obligasi – Pengertian Obligasi :

Obligasi yakni sertifikat yang berisikan kontrak antara investor & perusahaan dengan nilai nominal (nilai pari/value), yang menyatakan bahwa investor tersebut atau pemegang obligasi telah memberikan pinjaman sejumlah dana kepada pihak perusahaan. Perusahaan yang menerbitkan obligasi mempunyai kewajiban membayar bunga secara reguler sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan, serta pokok pinjaman pada saat jatuh tempo.

Adapun yang dimaksud dengan pendapatan tetap dalam investasi obligasi adalah bahwa obligasi secara tetap akan memberikan bunga setiap jangka waktu tertentu biasanya per 3 bulan sekali.

Nilai obligasi bergerak berlawanan arah jika dibandingkan dengan perubahan suku bunga Bank. Jika suku bunga cenderung turun, maka nilai atau harga obligasi akan meningkat, para investor cenderung untuk berinvestasi pada obligasi. namun, jika suku bunga secara umum cenderung meningkat, maka nilai atau harga obligasi akan turun, dan para investor biasanya akan cenderung untuk menanamkan dananya di Bank atau deposito.

Investasi obligasi

Investasi obligasi – Jenis Obligasi:

1. Obligasi Jangka Pendek

Investasi obligasi jangka pendek adalah Semua efek utang yang jatuh tempo dibawah 1 tahun serta tingkat likuiditas yang tinggi. Efek  surat utang ini dikenal juga dengan Efek Pasar Uang. Contoh produk jangka pendek antara lain SBI,  Time Deposit, NCD, Promisory Note (PN), serta obligasi yang jatuh temponya dibawah 1 tahun.

2. Obligasi Jangka Menengah

Investasi obligasi jangka menengah adalah semua efek utang yang jatuh tempo antara 1-5 tahun. Contoh produknya antara lain Medium Term Note, Sekuritas Kredit, dan lainnya.

3. Obligasi Jangka Panjang

Investasi obligasi jangka panjang adalah semua efek utang yang jatuh tempo diatas 3-5 tahun. Salah satu perusahaan di Indonesia yang menerbitkan surat utang dengan Jangka waktu paling lama yaitu 30 tahun adalah Indosat.

Resiko Investasi Obligasi

1. Gagal Bayar

Kegagalan dari emiten atau penerbit obligasi melakukan pembayaran bunga serta utang pokok pada waktu yang telah ditetapkan.

2. Capital Loss

Hal ini terjadi jika obligasi dijualbelikan sebelum jatuh tempo atau investor melakukan trading dengan harga yang lebih rendah dari harga belinya.

3. Callability

Emiten mempunyai hak kendali untuk membeli kembali obligasi yang telah diterbitkan, sebelum obligasi jatuh tempo, Hal ini biasanya dilakukan pada saat suku bunga menunjukkan kecenderungan menurun, untuk mengkompensasi kerugian ini biasanya emiten akan memberi premium.