Mengenal Tax Amnesty (Amnesti Pajak)

Tax Amnesty – Pertumbuhan ekonomi global sedang mengalami penurunan adanya modernisasi pertumbuhan ekonomi tingkat global, perekonomian Amerika yang belum stabil, perlambatan pertumbuhan penduduk tiongkok, ketidakpastian kebijakan moneter , harga komoditas menurun serta resiko geopolitik Timur Tengah dan Brexit.

Kondisi tersebut telah mengakibatkan Indonesia mengalami perlambatan di bidang ekonomi, defisit neraca perdagangan, defisit anggaran membesar, penurunan laju pertumbuhan sektor Industri manufaktur juga Infrastruktur gap yang masih tinggi.

Dampak logis hal tersebut terhadap Indonesia adalah peningkatan angka pengangguran, peningkatan jumlah kemiskinan, kesenjangan yang semakin meningkat. Salah satu solusi dari pemerintah yakni melakukan Repatriasi. Sebagaimana yang kita ketahui, harta yang tersebar di seluruh dunia & saat yang tepat bagi negara Indonesia untuk dapat melakukan penarikan dana dari luar negeri serta menggali potensi pendapatan yang berasal dari pajak di dalam negeri melalui tax amnesty.

tax amnesty

Pengertian Tax Amnesty

Pengertian secara umum merupakan kebijakan dari pemerintah yang diberikan untuk pembayar pajak mengenai forgiveness (pengampunan) pajak, meliputi penghapusan pajak yang seharusnya terhutang, penghapusan sangsi administrasi di bidang perpajakan, serta penghapusan sangsi pidana di bidang perpajakan atas harta yang diperoleh pada thn 2015 & sebelumnya, yang belum dilaporkan dalam SPT. Sebagai ganti atas pengampunan pajak tersebut, maka pembayar pajak diharuskan melunasi seluruh tunggakan pajak yang dimiliki & membayar sejumlah uang tebusan. Memperoleh pengampunan pajak artinya data laporan yang ada selama ini dianggap sudah diputihkan.

Selanjutnya, pengertian Tax Amnesty menurut UU No. 11 Tahun 2016 tentang pengampunan pajak, bahwa tax amensty adalah penghapusan pajak yang seharusnya terutang tidak dikenakan sanksi administrasi perpajakan & sanksi pidana di bidang perpajakan dengan cara mengungkap atas tambahan harta dan membayar uang tebusan sebagaimana di atur dalam undang-undang tersebut.

Menurut PMK No. 118/PMK.03/2016 bahwa penghapusan pajak yang seharusnya terutang, tidak dikenakan sangsi administrasi perpajakan dan sangsi pidana perpajakan dengan cara mengungkap harta & membayar uang tebusan sebagaimana di atur dalam Undang-Undang pengampunan pajak.

Subyek Tax Amnesty

Subyek tax amnesty adalah semua warga negara Indonesia. Baik yang telah memiliki NPWP maupun yang tidak memiliki harta lain selain dari yang telah dilaporkan dalam SPT tahunan pajak.

Obyek Tax Amnesty

Obyek tax amnesty adalah harta yang dimiliki oleh subyek tax amnesty, sehingga yang menjadi sasaran dari pembayaran uang tebusan adalah harta. Baik yang berada di dalam negeri ataupun di luar negeri.

Maksud dan Tujuan Tax Amnesty

Maksud & tujuan tax amnesty ialah Sebagai sumber pertumbuhan ekonomi melalui repatriasi aset yang bertujuan untuk    meningkatkan likuiditas domestik, perbaikan nilai tukar rupiah, penentuan suku    bunga yang kompetitif & peningkatan investasi di dalam negeri.

Perluasan basis data perpajakan yang dilakukan dengan tujuan agar data dapat lebih valid, konprehensif & ter integrasi, serta berdampak terhadap perhitungan potensi penerimaan pajak lebih reliable lagi.

Meningkatnya penerimaan pajak jangka pendek melalui utang tebusan & dalam jangka panjang penerimaan pajak berdasarkan basis data yang lengkap & akurat berdampak terhadap WP tidak lagi dapat menyembunyikan pajaknya.

Download Aplikasi Akuntansi Keuangan Gratis Demo Klik Disini !!

Download Software Akuntansi Keuangan Indonesia