Pilih Mana, Mengerjakan Akuntansi Secara Manual Atau Komputerisasi?

Anda Lebih Memilih AKUNTANSI SECARA MANUAL ATAU KOMPUTERISASI ? – Dengan perkembangan zaman yang modern ini, Sistem Akuntansi Manual mulai diganti dengan Sistem Akuntansi Komputer yang lebih banyak memiliki keunggulan.

Akuntansi

APLIKASI AKUNTANSI, HUTANG PIUTANG, LABA RUGI, DAN LAPORAN KEUANGAN GRATIS, KLIK TULISAN INI !!!

AKUNTANSI SECARA MANUAL ATAU KOMPUTERISASI – Sistem akuntansi manual dan sistem akuntansi komputer memiliki beberapa perbedaan yang dapat kita pahami dengan melihat masing-masing karakteristiknya. Sistem Akuntansi Komputerisasi sendiri memiliki arti; sistem akuntansi yang menggunakan komputer (Electronic Accounting System) atau perangkat lunak (software) untuk memproses data. Dengan menggunakan Software Akuntansi komputerisasi akan menghasilkan proses yang lebih cepat, semua data yang kuantitatif maupun kualitatif dapat di simpan dan lebih akurat.

Akuntansi Secara Manual Atau Komputerisasi

Berikut adalah karakteristik sistem Akuntansi Secara Manual Atau Komputerisasi

Karakteristik Sistem Akuntansi Manual adalah sebagai berikut.

  1. Sistem manual berperan sebagai pengendali.
  2. Keterbatasan output pada saat selesainya pekerjaan laporan akhir. Sedangkan laporan di bagian awal, tengah, sulit untuk dibuat dengan segera.
  3. Pengamanan bukti-bukti pembukuan, baik sumber dokumen maupun dokumen pendukung harus dijaga dengan ketat dan rahasia.
  4. Membutuhkan waktu dan tenaga yang optimal untuk melakukan jejak audit.
  5. Mekasimalisasi pemakaian tenaga manusia untuk proses entry data.
  6. Penerapan aturan yang berlapis sesuai hirarki organisasi dalam penerapan control terhadap manusia.

Karekteristik Sistem Akuntansi Komputer adalah sebagai berikut.

  1. Modul buku besar menjadi sebagai data storage.
  2. Kebutuhan informasi dapat dilakukan langsung ke database sistem.
  3. Informasi keuangan yang dapat dimunculkan segera serentak melalui media windows.
  4. Pencatatan data akuntansi berupa buku besar dan buku pembantu di simpan di sistem database.
  5. Perangkat keras dan perangkat lunak teknologi dominan digunakan.
  6. Dapat dilakukan jejak audit berdasarkan bagan alir program dan bagan alir sistem yang tersedia.
  7. Peranan tenaga manusia terbatas pada entry data.

Mari kita bahas lebih mendalam mengenai Sistem Akuntansi Manual ini.

#1 Bagi orang yang awam/ baru mengenal Akuntansi

Dengan  pembukuan manual Anda harus mencatat banyak transaksi secara manual pada beberapa kertas kerja/buku, dan menyusun jurnal double entry yang membingungkan bagi mereka yang kurang mengerti akuntansi, serta lebih memakan waktu dan beresiko lembur (croscheck ulang) apabila Anda kurang teliti.

#2 Harus Membuat Jurnal Double Entry

Jika Anda melakukan transaksi, maka Anda akan membuat jurnal double entry (debet & kredit).

Untuk dapat menentukan apakah transaksi tersebut tergolong debet atau kredit yaitu dengan cara melihat daftar akun, apabila Anda tidak hafal.

Lebih parah lagi jika akunnya ada banyak, dan menggunakan 5 digit angka. Contoh : 1-1110 (kas).

Apabila terjadi transaksi penjualan tunai, selain Anda memposting pada jurnal pendapatan, Anda juga harus memposting pada jurnal penjualan.

#3 Menghitung Harga Pokok dan Meng-entry pada kartu Persediaan

Untuk penjualan barang dagangan, proses pembuatan jurnal juga akan menjadi rumit, karena harus mengetahui rekening-rekening untuk barang tersebut. Dan harus menghitung harga pokok barang secara manual – satu persatu dari kartu stok tiap barang, apakah menggunakan metode FIFO, LIFO atau Rata-rata.

Karena rumitnya perhitungan harga pokok dan pembuatan jurnalya, maka banyak perusahaan menerapkan sistem stok opname di akhir minggu atau akhir bulan. Dengan cara ini Laba Rugi perusahaan baru diketahui pada akhir minggu atau akhir bulan, tidak setiap saat. Hal ini tentu menjadi tantangan untuk Anda agar bekerja lebih cepat apabila bos sewaktu-waktu meminta Laporan Keuangan tetapi Anda belum sempat membuat karena harus menunggu akhir minggu/akhir bulan.

#4 Mencatat ke Kartu Hutang & Piutang

Setiap terjadi penjualan harus dicatat pada kartu piutang usaha, dan tiap terjadi pembelian dicatat pada kartu hutang. Hal ini akan terasa rumit oleh Akuntan pemula, mencatat ke dalam kartu hutang piutang, jurnal, menghitung, dsb.Tujuan pencatatan ini adalah mengetahui sisa hutang/piutang yg masih harus dibayar dan kapan waktu pembayarannya.

#5 Menghitung Penyusutan Aset

Setiap harta atau asset perusahaan harus dicatat pada buku tersendiri. Karena setiap bulan akan dihitung beban penyusutan dan beban amortisasinya. Untuk selanjutnya dapat dibuat jurnal transaksi penyusutan.

NB : Amortisasi adalah pengurangan nilai aktiva tidak berwujud, seperti merek dagang, hak cipta, dan lain-lain, secara bertahap dalam jangka waktu tertentu pada setiap periode akuntansi. Pengurangan ini dilakukan dengan mendebit akun beban amortisasi terhadap akun aktiva.

#6 Membuat dan Menyusun Buku Besar

Buku yang memuat kumpulan perkiraan-perkiraan yang saling berhubungan serta mengikhtisarkan pengaruh transaksi terhadap perubahan aktiva, kewajiban dan modal perusahaan. Banyaknya perkiraan buku besar yang dibutuhkan oleh perusahaan berbeda-beda, tergantung kepada keuangan dan kekayaan perusahaan, volume transaksi, serta informasi yang diinginkan. Itulah definisi dari Buku Besar.

Baca Juga : Software Akuntansi Koperasi

Dari transaksi-transaksi jurnal yang telah dibuat, kemudian disusun dan dikelompokkan berdasarkan nomor rekeningnya masing-masing untuk dibuat buku besar. Kesulitan yang dirasakan adalah Anda harus membuat garis-garis buku besar dari setiap akun, membolak-balik buku dan mencari nomor akun apabila ingin memposting, membuat garis lagi apabila kurang, dsb..

#6 Membuat Neraca Lajur (Worksheet)

Total nilai dari per tiap-tiap buku besar seluruh rekening yang ada dikumpulkan dalam worksheet, kemudian disusun pada kolom-kolom apakah pada posisi debet atau kredit, dicari saldo awalnya dan dihitung saldo akhirnya. Apabila salah satu akun saja, maka Anda harus meneliti kembali satu per satu hingga awal.

#Menyusun Laporan Neraca dan Laba Rugi

Neraca atau disebut juga laporan posisi keuangan (Balance Sheet) adalah bagian dari laporan keuangan yang digunakan untuk mengukur tingkat pengembalian dan mengevaluasi struktur modal perusahaan. Informasi yang terkandung dalam neraca adalah informasi berkaitan dengan aktiva, kewajiban, dan ekuitas pemegang saham (pemilik).

Karena saking manfaatnya neraca tersebut, membuat neraca menjadi hal yang wajib dilakukan oleh suatu perusahaan. Dalam membuat neraca keuangan, neraca tersebut juga harus dibuat atas dasar transaksi, kondisi, dan situasi yang sebenarnya, tidak boleh dibuat-buat. Jika neraca dibuat dengan tidak tepat, maka akan menimbulkan informasi yang tidak bisa diandalkan. Dalam pembuatan laporan neraca dan laba rugi secara manual, dibutuhkan ketelitian ekstra dalam mengitung maupun meneliti kembali.

#8 Menyusun Laporan Arus Kas

Pembuatan laporan arus kas (cashflow statement) jauh lebih rumit daripada laporan Neraca dan laporan Laba Rugi. Dimana harus diketahui neraca bulan sebelumnya, menghitung perubahaannya, menghitung nilai penyusutan dan menyusunnya menjadi laporan sesuai aturan akuntansi yang berlaku. Laporan arus kas dapat dibuat dengan 2 cara; metode langsung/metode tidak langsung.

Itulah sedikit pembahasan kami apabila membuat Laporan Akuntasi Manual. Bisakah Anda membayangkan berapa benyak waktu Anda akan digunakan untuk melakukan satu kali posting transaksi?. Tapi Anda tidak perlu khawatir, karena kami menyediakan Software Akuntansi untuk membantu mempermudah pekerjaan Anda agar lebih cepat, hemat waktu dan berdaya guna. Bagaimana anda memilih Akuntansi Secara Manual Atau Komputerisasi ? Pilihan ada ditangan anda.

Jika anda tertarik dengan Software Accounting / Akuntansi Full Murah dari kami, anda dapat mendownload versi Demo melalui link dibawah ini :

Download Versi Demo Software Accounting / Akuntansi, Klik Disini !!!!

Jika artikel Pilih Mana, Mengerjakan Akuntansi Secara Manual Atau Komputerisasi? ini memang berguna untuk teman-teman. MOHON artikel ini dishare kepada yang lain AGAR Teman-teman kita mendapatkan manfaatnya. Terimakasih


Incoming Search Terms :

  • Akuntansi Manajemen
  • Software Accounting
  • Jual Software Akuntansi
  • Manajemen Keuangan Keluarga